Rabu, 24 Januari 2018

MELEK HOAX ITU PENTING

Banyak sekali masyarakat yang malas mengkaji, mengevaluasi, maupun mengamati mengenai pemberitaan-pemberitaan dari media sosial, ataupun media - media lainnya. Yang tentunya jelas sangat berbahaya, karena kaitannya bisa menghasilkan persepsi yang salah dan mungkin mengakibatkan fitnah. ingat fitnah lebih kejam dari pada tidak memfitnah. :D sebagai orang islam saya percaya bahwa menyebarkan berita kebohongan itu perbuatan yang dilarang. seperti yang ALLAH firman kan : "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. [Al Hujurat : 6]. Disini sangat penting kita sebagai masyarakat agar lebih sadar tentang literasi media. karena bukan hanya menimbulkan kekacauan namun jelas bisa merugikan diri kita sendiri dan tentunya hukumnya dosa. Seperti contohnya pemberitaan-pemberitaan tentang terorisme di televisi-televisi maupun media yang terkesan selalu menyudutkan Agama Islam. tidak hanya kepada agama islam sebenernya, masih banyak lagi. Sebagai masyarakat kita harus mulai belajar mengkaji muatan politik apa yang berada dibelakang pemberitaan-pemberitaan tersebut. Apakah memang benar kebenaran berita tersebut ?, apakah ada muatan "Politik" dibelakangnya ? pengalihan isu ? mendiskriminasi golongan tertentu ? dan sebagainya. Efek dari pemberitaan-pemberitaan yang intens diberitakan tersebut membuat orang-orang yang malas mengkaji informasi atau pemberitaan tersebut melakukan persepsi yang salah. dan tentunya merugikan golongan tertentu. Agama islam semakin disudutkan, orang tua jadi phobia apabila anak-anaknya mengikuti pengajian-pengajian dimasjid-masjid, dengan alasan takut mengikuti aliran sesat dan sebagainya. Namun tahu kah kita bahwa mungkin itu TUJUAN UTAMA dari pemberitaan-pemberitaan yang diinformasikan di media-media tersebut. (menjauhkan orang islam dari agamanya?, ataukah memang murni islam dijadikan alat terorisme?)